Elemen-elemen struktur bangunan di kelompok kan menjadi 3 kelompok utama yaitu :

– Elemen kaku yang umum digunakan yaitu balok, kolom, pelengkung, pelat datar, pelat berpelengkungan dan cangkang.
– Elemen yang fleksibel atau tidak kaku seperti kabel, membrane atau kabel berpelengkung tunggal maupun ganda.
– Elemen elemen yang merupakan rangkaian dari elemen elemen tunggal, seperti misalnya rangka, rangka batang, kubah dan jaring.

Ada 9 Bagian Elemen Struktur Bangunan Yang Harus Ada Pada Hunian :

1. Balok dan kolom

Elemen struktur bangunan ini dibentuk dengan cara meletakkan elemen kaku horizontal diatas elemen kaku vertical. Elemen horizontal memikul elemen yang bekerja secara tranfersal dari panjangnya dan menyalurkan beban tersebut ke elemen vertical yang menumpunya.Kolom di bebani secara aksial oleh balok dan akan meyalurkan beban tersebut ketanah. Balok akan melentur sebagai akibat dari beban yang bekerja secara transveral sehingga balok sering disebut memikul beban secara melentur. Kolom tidak melentur ataupun melendut karena pada umum nya mengalami gaya aksial saja.Pada suatu bangunan struktur balok dapat berupa balok tunggal di atas tumpuan sederhana ataupun balok menerus. Pada umumnya balok menerus merupakan struktur yang lebih menguntungkan di banding balok bentangan tunggal diatas dua tumpuan sederhana.

Baca juga : Kekakuan Struktur Bangunan Gedung Terhadap Gempa

2. Rangka

Struktur rangka secara sederhana sama dengan balok, Namun dengan aksi struktur yang berbeda karena adanya titik hubung kaku antara elemen vertical dan elemen horizontalnya.Kekauan tititk hubung ini memberi kestabila terhadap gaya lateral.Pada system rangka ini balok maupun kolom akan melentur sebagai akibat dari adanya aksi pada struktur.Pada struktur rangka panjang setiap elemen terbatas, sehingga biasanya akan dibuat dengan pola berulang.

3. Rangka batang

Rangka batang adalah struktur yang di buat dengan menyusun elemen linier berbentuk batang-batang yang relative pendek dan lurus menjadi pola pola segitiga.Rangka batang yang terdiri atas elemen elemen diskrit yang melendut secarakeseluruhan apabila mengalami pembebanan seperti yang hal nya di alami balok yang terbebani tranversal.Setiap elemen batangnya tidak melentur tetapi hanya akan mengalami gaya tarik atau tekan saja.

4. Pelengkung

Pelengkung adalah struktur yang di bentuk oleh elemen garis yang melengkung dan membentang antara 2 titik.Struktur itu umumnya terdiri atas potongan potongan kecil yang mempertahankan posisinya akibat adanya pembebanan.Bentuk lengkung dan perilaku beban merupakan hal pokok yang mementukan apakah struktur tersebut stabil atau tidak.Kekuatan struktru tergantung dari bahan penyusun nya serta beban yang akan bekerja padanya.contoh struktur pelengkung adalah struktur yang berbenuk dari susunan bata.Bnetuk struktur pelengkung yang banyak digunakan pada banguna modern adalah pelengkung kaku.

5. Dinding dan plat

Plat datar dan dinding adalah struktur kaku pembentuk permukaan suatu dinding pemikul beban dapat memikul beban baik beban yang bekerja dari arah vertical maupun arah horizontal.Jika struktur dinding terbuat dari material kecil maka kekuatan terhadap beban dalam arah tegak lurus menjadi sangat terbatas.Struktur pelat datar digunakan secara horizontal dan memikukl beban sebagai lentur dan meneruskanya ketumpuan.Struktur pelat dapat terbuat daribeton bertulang ataupun baja.Pelat horizontal apat dibuat dengan pola susunan elemen garis yang kaku dan pendek dan bentuk segitiga tiga demensi digunakan untuk memperoleh kekakuan yang lebih baik.

6. Cangkang dan terowongan

Terowongan dan cangkang merupakan struktur pelat satu kelengkungan. Struktur cangkang sendiri mempunyai bentang longitudonial dan kelengkungan nya tegak lurus terhadap diameter bentang. Bentuk cangkang harus terbuat dari material kaku seperti beton bertulang atau baja.

7. Kubah

Kubah merupakan bentuk struktur berlangkungan ganda. Bentuk kubah dapat dipandang sebagai bentuk cengkung yang berputar.Umumnya dibentuk dari material kaku seperti beton bertulang tetapi dapat pula dibuat dari tumpukan bata. Kubah adalah struktur yang sangat efsien bila di gunakan pada bentang besar dengan penggunaan material yang lebih sedikit.

8. Kabel

Kabel merupakan elemen struktur yang fleksibel. Bentuk kabel juga bergantung pada beban yang bekerja pada benda tersebut. Struktur kabel yang di tarik pada kedua ujungnya berbentuk lurus di sebut dengan tierod. Jika pada bentangan kabel terdapat beban titik eksternal maka bentuk kabel akan berupa segmen segmen garis .Jika yang di pikul adalah beban yang terbagi merata maka kabel akan berbentuk lengkungan sedangkan berat sendri struktur kabel akan menyebabkan bentuk lengkung yang disebut catenary-curve.

9. Membran, tenda dan jaring

Membran merupakan lembaran tipis yang tidak kaku atau fleksibel. Tenda biasanya dibentuk dari permukaan membran. Bentuk srtuktur nya dapat berbentuk sederhana maupun kompleks dengan menggunakan mebran-membran. Untuk permukaan dengan lengkungan ganda permukaan actual harus tersusun dari segmen yang lebih kecil karena pada umumnya membran dengan permukaan dengan menggantungkan pada sisi cembung berarah kebawah itupun jika berarah keatas harus ditambahkan mekanisme tertentu agar bentuknya tetap.

2 Comments. Leave new

Menu

Konsultasi via telepon 0821 3223 8685 atau whatsapp Klik Disini